Premier League, Panas Hingga Laga Pamungkas


Persaingan klub-klub Premier League dipastikan tetap panas hingga laga pamungkas yang secara serentak akan dihelat pada Minggu 13 Mei 2012. Saat tim-tim papan atas berebut tiket Champions League, tim-tim 'gurem' juga berjibaku guna lepas dari ancaman degradasi.

Tiga tim papan atas: Arsenal, Tottenham Hotspur dan Newcastle United akan memperebutkan dua jatah tersisa untuk tampil di kompetisi Champions League musim depan. Sebab, dari empat jatah wakil Inggris, dua tiket telah pasti dimiliki duo Manchester, United dan City.





Sedangkan di papan bawah, dua tim telah memastikan akan turun kasta di musim depan. Blackburn Rovers dan Wolverhampton Wanderers dipastikan akan tampil di Championship. Laga pamungkas akhir pekan ini tentu tak lagi mampu menyelamatkan torehan 31 poin Blackburn dan 25 poin Wolverhampton.

Siapkan Dua Trofi

MU dan City tengah bersaing ketat setelah kedua tim sama-sama mengoleksi 86 poin. Hari penghakiman akan ditentukan di laga pamungkas. City akan menjamu Queens Park Rangers di Etihad Stadium, sedangkan MU harus tandang ke Stadium of Light, kandang Sunderland.

Di atas kertas, The Citizens lebih diunggulkan akan mengamankan trofi termegah di Inggris ini. Sebab, jika kedua tim sama-sama meraih kemenangan, City punya keuntungan produktifitas gol dibanding rival sekotanya itu.




Selain itu, catatan statistik tampaknya juga berpihak pada City. Tim besutan Roberto Mancini punya catatan manis saat bermain di kandangnya. Dari 18 laga kandang, The Citizens berhasil meraih 17 kemenangan.

Sebaliknya, QPR punya catatan kurang bagus di laga tandang. Anton Ferdinand dan kawan-kawan hanya meraih tiga kemenangan di laga tandang yang mereka lakoni musim ini.

MU terbilang bagus saat bermain di kandang lawan, namun Wayne Rooney dan kawan-kawan juga pantas mewaspadai catatan manis Sunderland. The Black Cats hanya menelan empat kekalahan di Stadium of Light musim ini.

Namun, segala kemungkinan tetap bisa terjadi. Karena alasan itu pula pihak Premier League telah mempersiapkan dua trofi dan medali di Etihad Stadium dan Stadium of Light jika MU berhasil menyamai produktivitas gol City.

"Kami sudah merencanakan hal ini dalam waktu yang lama, dan kami memiliki tim di kedua stadium Minggu nanti. Prosesi ala militer juga sudah direncanakan," kata juru bicara Premier League.

Chelsea Terlempar

Keputusan Chelsea menyimpan pilarnya di beberapa laga Premier League harus dibayar mahal. Klub London Barat ini dipastikan terlempar dari perebutan zona Champions League musim depan setelah koleksi 61 poinnya tak lagi mampu merangsek ke empat besar. Harapan Chelsea kini tinggal memenangkan trofi termegah klub Eropa itu pada 19 Mei 2012 kontra Bayern Munich di Allianz Arena.

Kini, peluang merebut dua jatah zona Champions League tinggal dimiliki tiga tim. Arsenal yang kini menduduki peringkat ke-3 dengan torehan 67 poin masih akan diintimidasi Tottenham Hotspur (66 poin) dan Newcastle United (65 poin). Yang jelas, salah satu tim harus rela tampil di kasta kedua, Europa League.

Berbicara peluang, tentu ketiga tim masih dapat terus berharap. Jika skenarionya ketiga tim sama-sama meraih kemenangan, tentu Newcastle harus rela yang terlempar. Namun, soal peluang terbesar, justru Spurs yang tampaknya akan mengunci satu tiket ke Champions League musim depan.

Bahkan, Spurs tak perlu repot-repot melewati babak kualifikasi jika berhasil menekuk Fulham dan Arsenal tergelincir. Pasalnya, hanya tim besutan Harry Redknapp yang akan melakoni laga pamungkas di kandangnya, White Hart Lane, saat menjamu Fulham.

Selain itu, catatan laga kandang Spurs juga terbilang bagus. Luka Modric dan kawan-kawan berhasil mencatat 12 kemenangan, 3 imbang dan 3 kekalahan. Tak heran rasa optimis juga dilontarkan sang manajer Harry Redknapp.

"Jika kami menang paling tidak kami finis keempat, jadi kami akan mencoba untuk memenangkannya meski pertandingan akan sengit. Hasil imbang tentu tidak bagus buat kami," kata Redknapp dilansir Soccerway.

"Kami hanya perlu konsentrasi meraih tiga poin. Mari kita tunggu dan lihat, semua akan tergantung pada hari Minggu nanti," lanjut Redknapp.

Arsenal harus tandang ke markas West Bromwich Albion, The Hawthorns, yang kini nangkring di peringkat 10. Sedangkan Newcastle harus melakoni laga berat melawan tuan rumah Everton (peringkat 7) di Goodison Park.

Yang membuat peluang masih 50-50, catatan The Gunners dan The Magpies di laga tandang terbilang sulit ditebak. Dalam 17 pertandingan tandang, keduanya sama-sama mencatat 8 kemenangan, 3 imbang dan 7 kekalahan. Sebuah sebaran angka yang menandakan keduanya sewaktu-waktu bisa terjungkal.

Zona Merah

Secara matematis, Aston Villa (38 poin), Queens Park Rangers (37) dan Bolton Wanderers (35) masih terancam masuk 'neraka'. Namun, Aston Villa tampaknya dapat sedikit bernafas lega dengan catatan produktivitas golnya. Meski menelan kekalahan, catatan produktivitas gol The Villa (-14 gol) hampir mustahil dikejar Bolton Wanderers (-31).

Justru persaingan sesungguhnya akan menjadi milik Bolton dan QPR (-22 gol). Mengerucut pada duel di laga pamungkas, justru QPR yang kini menyandang beban berat. Sebab, QPR besar kemungkinan besar akan tersungkur di Etihad Stadium mengingat City juga butuh kemenangan untuk juara.

Dan skenario terburuk QPR yakni di saat tumbang melawan City, Bolton justru meraih kemenangan di kandang Stoke City yang terbilang tak lagi punya misi di laga pamungkas. Dengan hasil seperti itu, Bolton yang berhasil lepas dari maut dengan torehan 38 poin atau unggul satu poin dari QPR.

Karena itu, QPR juga sangat berharap pada Stoke. Jika Stoke minimal berhasil menahan imbang Bolton, maka QPR akan selamat. Terlebih, catatan Stoke di kandangnya, Britannia Stadium, juga terbilang bagus. Stoke berhasil mencatat 7 kemenangan dan 7 hasil imbang dan 4 kekalahan.

Nah, kini yang pantas menjadi pertanyaan, akan mengarah kemanakah dukungan Stoke City?

VIVanews
BERITA LAINNYA:




Masukkan Email Anda Disini untuk dapatkan BERITA terbaru :

Delivered by FeedBurner




Share/Bookmark
41772-07
 
tv1one tv1one-Online.
Simplicity Edited by Ipiet's Template